Senin, 08 Desember 2014

Resensi Film Alangkah Lucunya


Resensi Film Alangkah Lucunya

Ketika Halal dan Haram Berbalik

Judul Film       : Alangkah Lucunya (Negeri Ini)
Sutradara         : Deddy Mizwar
Pemain            : Reza Rahadian, Deddy Mizwar, Slamet Raharjo, Jaja Miharja, Ratu Tika Bravani,Asrul Dahlan, Tio Pakusadewo

Deddy Mizwar, aktor kawakan yang kini lebih senang berkontribusi dibelakang layar kembali mengebrak dunia perfilman Indonesia. Setelah sukses dengan Film Nagabonar, Nagabonar Jadi Dua, kini ia kembali menyuguhkan film Alangkah lucunya Negeri.
Bercerita tentang Muluk (Reza Rahardian) yang telah 2 tahun lulus sebagai Sarjana Management yang belum mendapatkan pekerjaan. Sampai akhirnya Muluk bertemu dengan Komet, seorang anak yang berprofesi sebagai pencopet. Setelah  melihat kehidupan mereka secara jelas akhirnya Muluk memutuskan untuk merubah cara hidup mereka dan menjadikannya suatu pekerjaan yang menjanjikan.
Langkah awal Muluk memberikan pendidikan yang dibantu oleh samsul (Asrul Dahlan) Sarjana Pendidikan yang dipecat oleh sekolah tempat ia bekerja dan ...... bermain kartu dengan pengangguran kampung lainnya. Kedua , Muluk meminta Pipit (Ratu Bravani) anak pak haji yang gemar mengikuti kuis TV dari pada mencari pekerjaan sebagai guru mengaji.
Mereka bertiga berhasil membuat para pencopet itu pintar, berjiwa patriotisme, hafal Pancasila dan juga bisa sholat dan mengaji. Namun masalah kembali menghampiri tekad mereka. Kedatangan Pak Makbul ayah Muluk, Haji Rahmat ayah Pipit, dan Haji Sarbini calon mertua Muluk mengubah persepsi mereka. Pertanyaan halal dan haram menghentikan semua.
Film ini menempatkan persoalan halal-haram ini tidak di ruang kosong, tapi dalam sebuah konteks. Dan dengan berani film ini ditutup oleh pertanyaan. Dengan berani, akhir film bukanlah kesimpulan yang menyenangkan atau membuai. Dengan berani film ini tidak berhenti pada harapan kosong.
Inilah Resensi Film Alangkah Lucunya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar